Kenapa Pilih MLM (Oriflame)

Awal saya join di Oriflame, saya cuma tau bahwa Oriflame ini bisa mendatangkan income buat saya dengan cara menjual produknya. Kedua, saya bisa jalankan bisnisnya dengan cara online. That’s it! Saya pernah beli beberapa produknya – sewaktu masih kerja – dan tahu bahwa Oriflame ini juga termasuk MLM. Tapi saya enggak ambil pusing soal itu. Pikir saya hanya satu, saya bisa nih kayaknya jalanin bisnis ini: produknya bisa saya tawarin ke ibu-ibu di sekolahan anak, ke arisannya ibu dan teman-teman, ke saudara-saudara saya. Terus saya kerjakan online aja, kebetulan saya juga tahu bisnis ini secara tidak sengaja saat browsing soal desain kalung manik, dan saya enggak kenal sama sekali sama Shrie Amriza, upline saya ini.

Multi Level Marketing, saya sih pernah tahu sedikit aja tentang ini. Jaman saya kuliah dulu, pernah koq diprospek seseorang dan dijelasin tentang sistem MLM. Saya menolak, karena ya emang belum tertarik buat berbisnis, bukan karena ‘alergi’ dengan MLM-nya. Orang kalau enggak tertarik ya ‘flat’ aja ya reaksinya, kayak saya dulu.😀

Setahu saya, orang-orang ‘alergi’ dengan MLM karena beberapa alasan:
1. Diprospek dengan cara yang tidak menyenangkan.
2. Sistemnya njelimet alias bikin pusing.
3. Merasa enggak bisa rekrut/ajak teman.
4. Keberatan dengan sistem tutup poin.
5. Mendengar ‘cerita’ dari teman pelaku MLM yang belum berhasil , terus jadi ikutan ‘alergi’.
Kalau kamu, termasuk yang mana? Hehehe..


Balik lagi ke awal saya baru join tadi ya. Ternyata bener, saya berhasil menjual produknya dengan cepat, pelanggan saya yang pertama adalah ibu saya sendiri. Hahaha.. Eh, tapi setelah itu merambah ke saudara, teman-teman. Alhasil, loloslah WP1 sampai WP3.

Setelah join Oriflame inilah, saya benar-benar mengerti bagaimana sistem MLM (Oriflame) itu dijalankan. Sederhananya begini, jika kita jalankan bisnis ini sendiri, maka akan butuh waktu yang lama untuk meningkatkan omzet. Karena waktu kita terbatas untuk mencari pelanggan baru, menyebarkan katalog, promosi online, dll. Coba kalau kita bisa mengajak 3 orang teman kita untuk melakukan hal yang sama, maka omzet group kita akan meningkat dengan cepat, karena yang ‘bergerak’ ada 4 orang. Nah, atas peningkatan omzet itulah, kita akan dibayar oleh Oriflame.

Selanjutnya, 3 orang teman kita tadi, mereka juga mau mendapat ‘lebih’ dari Oriflame. Mereka mencontoh kita, masing-masing mengajak 3 orang temannya, maka dalam group kita berarti ada 13 orang yang bergerak dalam waktu yang sama. Wah, itu berarti dalam satu bulan, omzet group telah meningkat 13x. Coba, jika kita bekerja sendiri, kira-kira butuh waktu berapa lama untuk peningkatan sebesar itu. Nah, atas peningkatan ini, maka Oriflame akan membayar tidak hanya saya, tapi juga ketiga teman saya tadi.

Bingung memilih MLM?

Saya beruntung tidak salah memilih Oriflame sebagai bisnis saya, karena ternyata banyak lho perusahaan-perusahaan yang mengaku MLM ternyata bukan. Berikut tips memilih MLM agar tidak tertipu dengan money game:
1. Pastikan MLM itu milik sebuah perusahaan. Teliti dahulu, sudah berapa lama perusahaan berdiri, siapa pendirinya, dimana kantornya, dimana pabriknya, kapan masuk ke Indonesia. Gampang, searching saja di Google, pasti ketemu. Kamu bisa buka http://www.oriflame.co.id untuk tahu semua tentang Oriflame.

2. Yakinkan ada produk yang dijual, jika tidak itu pasti money game, akal-akalan. Sebuah perusahaan akan mampu bertahan lama jika ada produk yang dijual, ada omzet, ada laba, ada research untuk pengembangan produk baru. Coba pikir, darimana perusahaan membayar bonus sekian ribu consultant, jika tidak ada kegiatan bisnis yang nyata, yaitu jual-beli. Bahkan bisnis online murni pun ada produknya kan?

3. Punya Plan atau System yang jelas, transparant. Di Oriflame, setiap consultant diberikan training gratis tentang bagaimana sistem MLM ini dijalankan. Jika ada anggapan, yang berada di atas (upline) bisa dapat uang dengan hanya mengandalkan downline yang bekerja, di Oriflame enggak berlaku tuh. Bisa terjadi, Oriflame membayar lebih besar kepada downline daripada upline, semua berdasar hasil kerja masing-masing. Dan itu dijelaskan rinci di training.

4. Adakah group yang akan support kamu jalankan bisnis ini? Saya ada, yaitu SimpleBizNet (SBN). Orang yang baru menjalankan bisnis itu seperti orang buta, perlu arahan, perlu dikasih tahu biar enggak tersesat, biar sampai tujuan. Butuh ‘guru’, butuh motivator, butuh tempat sharing. Coba aja tanya, ke teman-temanmu yang berbisnis bukan MLM, mereka juga akan mencari mentor, mereka punya komunitas bisnis. Buat apa? Ya buat saling ‘mengisi’, saling support. Sama aja. Jalan bareng lebih enak daripada jalan sendiri kan?🙂

Nekat ikut join ke perusahaan yang enggak punya ciri seperti di atas? Ya siap-siap untuk bonus yang susah cair, enggak jelas perhitungannya, atau – yang ekstrim – perusahaannya tiba-tiba tutup karena bangkrut. Ini sudah kejadian lho, teman-teman saya yang mengalaminya. Dengan kata lain, enggak long lasting. Mau? Rugi waktu dan tenaga untuk sesuatu yang sia-sia?🙂

Okey. Bagi yang sudah join Oriflame, yakinlah kamu sudah berada di tempat yang tepat. Lanjutkan, merapat ke upline/manager/director-nya. Bagi yang belum, namun jadi penasaran setelah baca tulisan saya di atas, monggo hubungi saya lewat sms/phone 085326159829 atau silahkan add pin saya 2836D174, nanti kita lanjutin sharingnya. Atau, bisa submit data di http://kerjaonlinecerdas.com/?id=shintapertiwi

Tagged: , , , , ,

3 thoughts on “Kenapa Pilih MLM (Oriflame)

  1. leni 24 November 2014 at 04:40 Reply

    ♍βªќ saya tuh baru saja joint member oriflame Ɣă”̮ , niat saya sich biar kalo saya pas beli hrg bisa miring khan. Buat konsumsi sndiri. Tp og jadinya malah ribet Ɣă”̮ , ordernya ndak mesty dpt..kadang begitu dpt hrgnya normal..kena ongkir lagi..gmn tuh? Bisa minta penjelasannya ♍βªќ ? Jadi bingung inih..

    • Shinta Pertiwi Purwananda 24 November 2014 at 07:09 Reply

      Leni, gunakan fasilitas online oriflame untuk cek ketersediaan produk. Setiap bulan harga bisa berbeda tergantung promo discountnya. Di fasilitas online, kamu juga bisa lgs lihat hrg membernya. Coba hubungi upline/managermu untuk minta penjelasan ya.

    • Shinta Pertiwi Purwananda 24 November 2014 at 07:12 Reply

      Leni, gunakan fasilitas online oriflame untuk cek ketersediaan produk dan juga harga consultantnya. Setiap bulan harga bisa berbeda tergantung promo discountnya. Coba leni hubungi upline/managernya untuk minta penjelasan ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: